By Ghurrun Adib Ahmadi, on July 30th, 2011%
Menyambutmu
kupersembahkan piluku
air yang tak matang
di pelipisku
menyambutmu,
kubutuhkan doa
pada harapan dan cahaya
menyambutmu,
kutabuh kuit-kulit domba
di ujung matahari yang memilu
asal kau panggang rinduku
biar tersaji di mahsyar nanti
Malang, 11 Januari 2009
GHTime Code(s): nc
By Ghurrun Adib Ahmadi, on July 30th, 2011%
Mayat-mayat tak lagi perlu dikafani
pada selaput warna merah,darah-darah malaikat
tergelar
melingkar tikar-tikar kelabu
mayat-mayat yang terapung
tak lagi seperti perahu
mayat-mayat tak lagi disebut begitu itu,
seperti hanya bangkai
Malang, 11 Januari 2009
GHTime Code(s): nc nc Istilah pencarian (search engine):bangkai manusiamanusia web id
By Ghurrun Adib Ahmadi, on July 28th, 2011%
masih terpatah-patah kaki tiba di desa besar tanpa tapal batas ini desa dengan batok kecil ini desa mentalitas katak menyandang iri
masih terpatah bibirku mengeja hidup orang-orang berpeluh buruk sangka gemar menfitnah dengan sepenuh yakinnya pandai menyangka, menyangka dan menyangka
harga diri yang digantung di dinding emas pada tiap amarah yang dibakar harta sungguh . . . → Baca Selengkapnya: Desa Katak
By Ghurrun Adib Ahmadi, on July 20th, 2011%
hanya ada satu hati dalam jiwa ini bukan selaksa bintang untuk kubagi satu-satu di tiap wajah rembulan pagi
hanya ada satu cinta dan itu bukan harta bukan jua wajah bukan pula demi vagina
hanya ada satu aku bukan untuk nafsumu bukan untuk gairah asmaramu bukan pula tiap helai inginmu
akulah sebutir pasir hitam dengan . . . → Baca Selengkapnya: Cintaku Bukan Milikmu
By Ghurrun Adib Ahmadi, on July 20th, 2011%
kuterjatuh di sudut malam-malam yang hanya bercayaha sedikit hanya sepotong lilin, redup di tangan daun-daun kering berserakan di atap dan alang-alang
napasku merajam sunyi tiap hela yang menekuk keberanianku seakan aku butuh tinta aku butuh bahasakan semua
kuterjatuh di sudut malam-malam menjadi kelam hati meremang ingin kutuang semua gelisah dengan tinta, atau airmata
ighfirli . . . → Baca Selengkapnya: Tinta
By Ghurrun Adib Ahmadi, on June 22nd, 2011%
dalam senyummu aku luruh pada singgahsanamu aku rindu pada ketulusan hatimu, aku kagum dalam kemegahan jiwamu, aku cinta
sedangkah aku pantas merindukanmu yang suci mendambakanmu yang berakhlak kitab sedang aku masih nista
meski sekedar mengaku menjadi ummatmu
Ciamis, 22 Juni 2011
GHTime Code(s): nc Istilah pencarian (search engine):rekayasa sosial jalaludin rumi
By Ghurrun Adib Ahmadi, on November 6th, 2010%
bulan ini Engkau menyentuhku dengan bahasa kauniy terbuka mataku pada bintang yang mungkin menumbuk bumi pada bumi yang mungkin merekah-berhamburan pada dunia yang tak mungkin terus ada pada sengsara raga yang tak mungkin selama-lamanya
hari ini Kau belalakkan mataku bahwa besar CintaMu, lebih dari gumpal bebal hatiku bahwa indah BahasaMu menegurku, lebih dari indah . . . → Baca Selengkapnya: Terima Kasih [2]